Main Menu
Home
The Map
Accesibilities
Panorama
People
Accomodation
Diving Site
Amenities

News
Kunker Tim Coremap II Berserta Bank Dunia di Wakat
Bupati Wakatobi meresmikan Laboratorium Bawah Laut
Wakatobi Bebas Sampah Plastik
Bakti Pemuda Antar Propinsi di Wakatobi
Komisi X DPR-RI Kujungi Wakatobi
.... Next...



Events
WAKATOBI FESTIVAL 2010
SAIL BIMP - EAGA 2010
SAIL INDONESIA 2010



Resort and Hotel



Contact Us

For your convenience trip to Wakatobi, please beconfirm of travel trip to:

Patapulo Tour and Travel
Jl. A.P. Pettarani Ruko Bussines Centre
Block B1-2 Makasar
Ph:62-411-442021, 440409,
Fax :62-411-440372
email: patapulogroup@hotmail.com
or
Wakatobi Tourism Authority
Address: Jl.Kompleks Perkantoran,Wangiwangi Selatan,Wakatobi,Sulawesi Tenggara
Handphone : 62-85241586505

 

 


Bakti Pemuda Antar Propinsi di Wakatobi

Date :26 - 6 - 2010
Source :Ibing Nvl

Dengan Bakti Pemuda Antar Propinsi (BPAP) tahun 2010, kita ciptakan pemuda yang mandiri melalui kegiatan produktif berbasis potensi sumber daya lokal dan mejalin kerjasama dalam metrasformasi nilai-nilai budaya bangsa. Demikian tema yang diusung pada acara penyerahan peserta BPAP dari panitia Propinsi Sulawesi Tenggara Kepada Bupati Wakatobi selaku pemimpin Wakatobi, dimana Wakatobi menjadi tuan rumah untuk kegiatan peserta BPAP selama sebulan dari tanggal 11 Juni hingga 24 Juli 2010. Hal ini diungkapkan Jumaisa,S.Pd selaku sekretaris umum panitia kegiatan BPAP di Wakatobi, pada media ini, Jumat, 11 Juni 2010
Jumaisa,S.Pd merinci peserta BPAP yang ada di Wakatobi ini yakni, Papua Barat ada 8 orang, Sultra yang merupakan tim kreatif 8 orang, Jawa Tengah 8, NTB 8 orang, dan pembina dari Sulawesi Tenggara ada 4 orang.
“Di Wakatobi mereka akan menginap dirumah penduduk yang ada di daerah Waetuno, Patuno dan Waelumu. Adapun orang tua angkat mereka antara lain : La Tami, La Bauna, La Ode Damana, Kalsum, Karim Arefi, Rumiani, La Ode Urufin, La Jawa, La Ode Ahmad Saleh dan La Ode Tanda,”jelasnya
Lanjutnya, Di Wakatobi mereka akan melakukan kegiatan bakti sosial, berkunjung ke tempat-tempat home industry seperti tenun, kunjungan ke tempat wisata yang ada di Wakatobi seperti wisata bahari dan budaya, lalu mereka akan berbaur dengan masyarakat disana.
Sementara Bupati Wakatobi, Ir Hugua mengatakan inti dari kegiatan ini adalah pengkaderan bagi para pemuda untuk menjadi seorang pemimpin. Dan manakala ada masalah di daerah masing-masing, ia mengajak agar saling berkomunikasi antar propinsi untuk mengatasinya.
Ia menghimbau kepada para pemuda agar ikut dalam kegiatan gerakan No plastic waste (jangan ada sampah plastik), pasalnya ia telah mencanangkan bahwa tahun 2012 Wakatobi bebas dari sampah plastik.
Selanjutnya ia menegaskan kepada camat, lurah dan desa agar selama ada kegiatan BPAP di Wakatobi untuk menjaga keamanan dan ketertiban agar kondusif sehingga peserta BPAP manakala pulang ke kampung halamannya akan mendapat kesan yang baik tentang Wakatobi.
Kemudian ia mengajak peserta BPAP untuk mengikuti presentasi tentang Wakatobi yang akan dibawakannya usai Shalat Jumat.
Sementara Drs. H Tasman Taewa, M.Si, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Propinsi Sulawesi Tenggara sebelum membacakan sambutan Gubernur Sulawesi Tenggara mengatakan, Pada Tahun ini Wakatobi akan menjadi tuan rumah kegiatan nasional yakni Pertukaran Pemuda Indonesia dan Australia, dan Pertukaran Pemuda Indonesia dan Jepang.
Kemudian ia membacakan sambutan Gubernur Sulawesi Tenggara H Nur Alam, SE, dalam sambutan tersebut ia menjelaskan peserta BPAP ini berasal dari tiga propinsi yakni Jawa Tengah, Papua Barat, Nusa Tenggara Barat, para peserta ini sebelum mengikuti Program Bakti Pemuda Indonesia ini terlebih dahulu mereka mengikuti Jambore Pemuda Indonesia (JPI) yang dilaksanakan pada tanggal 2 sampai 5 Juni 2010 Di Kabupaten Landak Propinsi Kalimantan Barat, selanjutnya menuju Sulawesi Tenggara untuk menjalani kegiatan BPAP sesuai lokasi yang telah ditetapkan.
“Tujuan pelaksanaan BPAP adalah untuk memupuk rasa persaudaraan/ silaturahmi dan saling pengertian antar pemuda dalam mendorong terciptanya keutuhan NKRI, memahami tanggung jawab dan meningkatkan kemitraan untuk pembangunan Nasional, serta member bekal keterampilan sehingga mampu berpartisipasi aktif dalam pembangunan masyarakat,”
Ia berharap pemerintah Kabupaten Wakatobi terutama para generasi muda dapat mengambil manfaat dan menjadi inspirasi bagi lahirnya program-program unggulan kepemudaan di Kaputen Wakatobi, terutama yang berkaitan dengan sektor pariwisata.
Selajutnya Mei Rahmawati, salah satu anggota Tim Kreatif dari Wakatobi yang juga pernah menjadi salah seorang peserta BPAP pada tahun sebelumnya mengatakan dulu kegiatan ini dinamakan Pertukan Pemuda Antar Propinsi, akan tetapi pada tahun 2009 diganti menjadi Bakti Pemuda Antar Propinsi.
“Saya merasa bangga karena Wakatobi menjadi tuan rumah untuk kegiatan ini, karena melalui kegiatan ini mereka akan mengenal secara langsung potensi alam Wakatobi, tidak hanya melalui televise, begitu pula dengan budaya Wakatobi,” ujarnya
Ia berpesan kepada masyarakat Wakatobi agar menyambut peserta BPAP ini dengan hati yang terbuka, ikhlas, penuh rasa cinta dan kasih sayang agar mereka pulang ke daerahnya mendapat kesan tentang Wakatobi.
“Buat pemuda Wakatobi, mari kita contoh dan belajar apa yang mereka lakukan disini agar kita menjadi pemuda yang bermanfaat bagi nusa dan daerah. Teruslah ! belajar dan semangat, Pemuda Maju, Olah Raga Jaya, Siapa kita? (Indonesia),”serunya.


 

Goverment of Wakatobi Regency
South East Sulawesi Province - Indonesia