To welcome Visit Indonesia 2010, Wakatobi as one of the world's marine tourism objects is now preparing itself and always be ready to welcome you and your family with the hospitality and its particular culture. By operating the New Matahora Airport, launced in December 2008, the island will give you more comfortable journey together with your beloved family to spend the holiday at Wakatobi, the only real underwater paradise.
Wakatobi is one of the Regencies in South-East Sulawesi having its own vision to realize the only real underwater paradise at the world's coral reef triangle center. This visionary vision has a strong reason that beside as the richest site in coral reef collection and as the most beautiful site, (Operation Wallacea 2006) Wakatobi is also situated geographically at the world's coral reef triangle center with its 942 fish species and 750 coral reef species from total 850 of world's collection comparing to the two world's famous diving center like Caribbean Sea that owes only 50 species and other 300 coral reef species in the Red Sea, Egypt.
Kunjungan Kerja (Kunker) Tim Coremap dan pihak Bank Dunia (World Bank), beserta rombongannya selama dua hari di Wakatobi, membuat seluruh jajaran Coremap wakatobi menyatakan aplaus. Pasalnya. Selain memuji suksesnya Coremap didaerah ini, juga Mrs Dr Maria sebagai ketua Tim rombongan tersebut, menyatakan kagum terhadap keindahan bawah laut Wakatobi. Bagaimana kisahnya. Berikut laporan Wartawan Radar Buton Biro Wakatobi.
Wangiwangi–Dengan berhasilnya budidaya karang buatan yang memiliki nilai ekonomis paling tinggi didunia, kedepan masyarakat Wakatobi, yakin; ”Selamat Tinggal Miskin (STL)”. Pasalnya, dengan membudidayakan satu media anakkan karang saja, dalam hitungan 6 bulan, masyarakat dalam setiap panen akan memperoleh rata-rata, Rp 25 Juta persatu Media. Dan kita yakin, masyarakatnya tidak mungkin, hanya menanam karang pada satu media saja, melainkan menanam lebih dari 10 media atau lebih. ”Mungkin...saja, banyak masyarakat akan menanam karang 1000 media, bahkan lebih, sesuai kemampuannya”. Hal ini dikatakan Hugua, ketika dalam perbincangannya, usai peresmian Laboratorium Bawah Laut (LBL) atau Laboratorium Basa, di Pulau Hoga Kaledupa pada hari Minggu (4/7).
Sambut Hari LH Sedunia, Pegawai se-Wakatobi Pungut Sampah Plastik
Wangi-Wangi, Menyambut hari lingkungan hidup sedunia, yang biasanya diperingati setiap tanggal 5 Juni, Pemda Kabupaten Wakatobi menggelar gerakan terpadu pembersihan sampah plastik. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Wakatobi Ir Hugua.
Dengan Bakti Pemuda Antar Propinsi (BPAP) tahun 2010, kita ciptakan pemuda yang mandiri melalui kegiatan produktif berbasis potensi sumber daya lokal dan mejalin kerjasama dalam metrasformasi nilai-nilai budaya bangsa. Demikian tema yang diusung pada acara penyerahan peserta BPAP dari panitia Propinsi Sulawesi Tenggara Kepada Bupati Wakatobi selaku pemimpin Wakatobi, dimana Wakatobi menjadi tuan rumah untuk kegiatan peserta BPAP selama sebulan dari tanggal 11 Juni hingga 24 Juli 2010
Wangi-Wangi, Sabtu (12/6) lalu, Pemda Wakatobi dan BTN kembali melakukan kegiatan yang sama. Sebanyak 19 ekor penyu kembalikan ke alam bebas. Kegiatan ini dilakukan di Pantai Waha Kecamatan Wangi-Wangi